Dalam bahasa Indonesia, pronomina atau kata ganti dikelompokkan dalam beberapa jenis, yaitu : Seperti namanya, kata ganti orang/persona, yaitu kata ganti yang berfungsi untuk menggantikan nomina/panggilan seseorang. Kata ganti orang atau pronomina persona terbagi dalam 6 Jenis, yaitu : Kata ganti orang pertama Tunggal, seperti : saya, aku. Multiple Choice. 3 minutes. 1 pt. Teks secara harfiah 'pungo pandai' terdiri atas dua kata yaitu pungo (O), pungu (A) dan pandai (A/O), lalu digabungkan menjadi pungo pandai/ pungu pandai yang artinya . Tangan besi. tangan pintar. tangan terbuka. Dalam bahasa Indonesia dikenal istilah pronomina persona "kita" dan "kami". Penggunaan kedua kata tersebut acapkali salah digunakan atau halnya tertukar, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan. Seseorang, seringkali menggunakan kata ganti orang (pronomina persona) yang berbentuk tunggal maupun jamak dalam komunikasi sehari-hari. Banyak memakai kata ganti orang pertama (tunggal) dan kata ganti orang kedua jamak sebagai sapaan. Kata ganti pertama contohnya adalah: saya, aku, kami (mengatasnamakan kelompok). Sementara kata kedua jamak adalah: anak-anak, hadirin, bapak-bapak, ibu-ibu, kalian, saudara-saudara. Banyak menggunakan kata teknis atau peristilahan yang sesuai Diksi Yang digunakan oleh Okky Madasari sebanyak 2081 kali atau sebesar 3% dari keseluruhan jumlah kata yang terdapat dalam novel Entrok. Diksi Aku merupakan kata berupa prnomina atau kata ganti persona kata ganti oramg pertama tunggal. Diksi ini digunakan se- banyak 1295 kali atau sebesar 2%. Diksi Orang merupakan kata berupa benda atau verba. Sistem kami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS ganti . Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Kata ganti secara umum dibedakan menjadi kata ganti tunggal dan kata ganti jamak. Dalam bahasa Indonesia kita mengenal kata ganti tunggal “aku”, “kamu” dan “dia”, sedangkan untuk kata ganti jamak kita mengenal “kami”, “kalian” dan “mereka”. Begitu pula dalam bahasa Arab, yang juga menjadi al-Qur’an. Allah Swt merupakan umum terhadap bahasa-bahasa yang ada di dunia, tanpa meninggalkan kekhususan yang dimiliki bahasa tersebut (Van Valin, 1997). Berikut adalah ciri umum dan ciri khusus bahasa. a. Keumuman 1) Setiap bahasa memiliki fonem vokal dan fonem konsonan. 2) Setiap bahasa memiliki konstituen untuk menunjuk orang (kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga; Berikut adalah contoh kata ganti orang ketiga dalam kalimat : Saat ini, ia tidak lagi bekerja di kantor ini. Ia berlari sekencang-kencangnya ketika tsunami datang menerjang. Dengan alasan sakit, ia mengajukan izin kepada guru piket untuk pulang. Ia juga mengatakan bahwa semua pekerjaan ini hanyalah sia-sia. pwqE.